Sabtu (5/9) kemarin saya hadir di Ideafest 2026. Berbincang bersama dengan Henry Manampiring, Sherina Munaf, dan Affandi Abdul Rachman untuk berbagi cerita mengenai perjalanan menerjemahkan sebuah buku yang begitu dekat dengan banyak pembaca menjadi sebuah cerita di layar, yaitu Filosofi Teras.
Di diskusi ini kami membicarakan banyak hal termasuk tentang dikotomi kendali, bahwa kita tidak dapat mengendalikan apa yang tidak bisa kita kendalikan dan teruslah berusaha untuk mencintai takdirmu. Seperti dalam buku yang saya persiapkan juga (This Wasn’t The Plan), kadang hidup itu tidak sesuai dengan rencana kita. Jadi, persiapkan diri untuk menghargai waktu dan menjalaninya dengan tenang. Suka atau tidak, ada hal yang tidak bisa kita kendalikan tapi kita bisa mencintai hal-hal yang kita miliki.
Simak video rangkuman keseruan diskusi The Making of Filosofi Teras di bawah ini.
Jadi tidak sabar menunggu Film Filosofi Teras segera rilis, kan? Bagaimana menurutmu?
