Dear My Boys,
Jika suatu hari kalian bertanya seperti apa rasanya menjadi ibu, mungkin Ibu tidak akan punya jawaban yang sempurna.
Menjadi ibu bukan tentang selalu harus tahu melakukan apa. Bukan tentang selalu kuat, selalu sabar, atau selalu punya rencana yang benar. Ada banyak hari ketika Ibu juga bingung. Ada hari ketika rencana yang sudah kususun dengan begitu baik ternyata harus berantakan. Ada hari ketika Ibu tertawa bersama kalian, dan ada hari ketika hanya berusaha melewati hari dengan sebaik yang Ibu bisa. Tapi di antara semua versi hidup yang pernah Ibu bayangkan, ada satu hal yang selalu menjadi alasan untuk terus melangkah: kalian.
Kalian adalah bagian dari proses Ibu menjadi yang sekarang. Kalian mengajarkan Ibu bahwa cinta tidak selalu hadir dalam bentuk jawaban. Kadang cinta adalah tetap bangun ketika kita lelah. Tetap mencoba ketika kita takut. Tetap berharap ketika semuanya terasa tidak pasti.
Jika suatu hari nanti kalian bertanya bagaimana Ibu bisa melewati masa-masa sulit, aku ingin kalian tahu satu hal: Ibu tidak selalu berhasil melewatinya dengan baik.
Ada masa ketika Ibu juga jatuh. Ada keputusan yang mungkin salah. Ada rencana yang tidak pernah sampai menjadi kenyataan. Ada hari-hari ketika Ibu tidak tahu harus melangkah ke mana. Tapi Ibu tidak pernah berhenti mencoba. Untuk kalian.
Bukan karena Ibu ingin menjadi ibu yang sempurna. Justru karena Ibu tahu, tidak ada ibu yang sempurna. Yang ada adalah seorang ibu yang terus belajar mencintai, belajar memahami, belajar meminta maaf, dan belajar menjadi lebih baik—bersama anak-anaknya.
Kelak, ketika kalian menjalani hidup kalian sendiri, mungkin akan ada saat ketika rencana kalian juga tidak berjalan seperti yang diharapkan. Mungkin akan ada pintu yang tertutup, orang yang pergi, atau impian yang harus dilepaskan.
Saat itu terjadi, jangan berpikir bahwa hidup kalian gagal. Rencana yang berantakan bukan berarti hidup yang berantakan. Kadang, hidup hanya sedang membawa kita ke tempat yang belum pernah kita bayangkan.
Dan jika suatu hari kalian merasa tidak cukup kuat, ingatlah bahwa kalian tidak harus selalu kuat. Istirahatlah. Menangislah jika perlu. Minta pertolongan. Mulailah lagi ketika kalian siap.
Ibu hanya ingin kalian tahu: apa pun versi diri kalian nanti, di mana pun kalian berada, dan seperti apa pun jalan yang kalian pilih, kalian akan selalu punya tempat untuk pulang.
Kalian adalah bagian paling indah dari perjalanan Ibu saat menjadi seorang ibu. Dan mungkin, bukan Ibu yang membesarkan kalian sendirian. Tapi, kalian juga dan mungkin tanpa kalian sadari telah membesarkan hati ibu.
With Love,
Your Mom
