whatsapp image 2026 09 02 at 9.04.12 am

I stopped asking, ‘Why am I not there yet?’ and started asking, ‘What if I’m exactly where I need to be?

Ada masa ketika saya merasa tertinggal. Melihat orang lain menikah, membangun karier, membeli rumah, membesarkan anak, atau mencapai hal-hal yang dulu juga saya bayangkan untuk hidup saya. Tanpa sadar, pencapaian orang lain menjadi cermin untuk menilai diri sendiri.

Padahal yang kita lihat sering kali hanya hasil akhirnya—bukan keraguan, kehilangan, pengorbanan, dan perjalanan panjang yang mereka lalui untuk sampai di sana.

Saya pernah berada di titik itu dan mempertanyakan apakah saya salah arah hanya karena hidup saya tidak berjalan sesuai waktu yang saya bayangkan.

Kini saya belajar bahwa hidup tidak pernah benar-benar memiliki satu garis waktu. Ada yang tumbuh cepat, ada yang membutuhkan lebih banyak waktu untuk menemukan bentuknya. Dan mungkin, hidup yang berbeda bukan berarti hidup yang tertinggal. Ketika berhenti membandingkan langkah saya dengan langkah orang lain, saya mulai mendengar kembali ritme saya sendiri. Mungkin saya tidak terlambat. Mungkin saya hanya sedang menjalani perjalanan yang memang seharusnya menjadi milik saya.