whatsapp image 2026 09 23 at 11.05.43 am (1)

What This Season Is Teaching Me

2027 tinggal 3 bulan lagi. Di bulan September saya banyak disibukan dengan banyak hal. Momen pertambahan usia pun ikut menyemarakkan September yang penuh kejutan. Dan beragam kegiatan yang cukup padat, saya masih berkesempatan untuk meneruskan project menulis buku yang sudah lama mengendap dalam draft laptop.

Bulan ini juga saya lebih banyak disibukin dengan hadir di ruang diskusi tentang brand dan storytelling, percakapan mengenai masa depan kreator dan industri film, hingga pertemuan dengan orang-orang dari berbagai disiplin. Di IdeaFest, saya berbicara tentang bagaimana sebuah brand dapat menjadi bagian dari sebuah cerita, bukan sekadar muncul di dalamnya. Di TikTok Creator Summit, pembahasannya bergeser pada bagaimana kreator hari ini tidak lagi cukup hanya memiliki reach, tetapi juga perspektif dan kemampuan membangun percakapan.

jan09081 (1)

Dari berbagai diskusi itu, satu hal semakin terasa jelas bagi saya: relevansi tidak bisa dibangun hanya dari data. Kita bisa memiliki insight, strategi, teknologi, dan berbagai bentuk measurement. Namun, yang membuat sebuah cerita bekerja adalah kemampuannya memahami manusia. Hal ini kembali muncul ketika saya berbicara di HERLab Volume 2 tentang storytelling campaign. Bersama Maria Angelica, kami membahas bagaimana sebuah gagasan dapat diterjemahkan menjadi cerita yang memiliki koneksi dengan kehidupan orang lain. Sebuah karya terasa dekat karena di dalamnya ada sesuatu yang kita kenali dari kehidupan kita sendiri.

Di bulan ini saya juga banyak membagikan proses pengembangan Film Filosofi Teras. Kolaborasi MD Entertainment dengan TACO, yang diperkenalkan dalam rangkaian Indonesia Design Week 2026, menjadi salah satu contoh bagaimana elemen yang pada awalnya terlihat berada di luar cerita sebuah film justru dapat menjadi bagian dari cara sebuah cerita diterjemahkan secara visual.

whatsapp image 2026 09 26 at 7.39.21 am

Saya juga semakin percaya bahwa leadership di industri kreatif menuntut kita untuk terus menjadi pembelajar. Bukan hanya belajar dari orang yang memiliki jabatan lebih tinggi atau pengalaman lebih panjang, tetapi juga dari kreator, generasi yang lebih muda, desainer, filmmaker, brand, dan siapa pun yang membawa cara pandang berbeda. Dunia bergerak terlalu cepat untuk membuat kita merasa sudah mengetahui semuanya. Yang relevan hari ini bisa berubah dalam hitungan bulan. Karena itu, kemampuan untuk mendengar, mengamati, dan mengubah perspektif menjadi bagian penting dari pekerjaan saya.

Dalam komunikasi, kita sering diminta bergerak cepat—mencari ide, membuat campaign, menentukan pesan, mengejar momentum. This season is teaching me that staying relevant is not about keeping up with everything. It is about knowing what deserves our attention—and understanding why.

Related Articles